Baru aja dapet buku tentang sex and love dari rekan kerja. Di sini dijelaskan tentang konsep Yin & Yang dalam intercourse, tentang aliran energi yang terjadi di dalamnya. Wanita dalam konsep ini bertindak sebagai Yin, sedangkan pria sebagai Yang.

Seolah-olah, wanita dan pria adalah bumi dan langit yang terpisahkan, dan ketika terjadi intercourse bumi dan langit bersatu menghasilkan energi.

Dalam konsep tersebut, dijelaskan bahwa :

Qi atau ‘semen’ pada pria merupakan aset paling berharga dalam hidupnya, sehingga semakin sering dikeluarkan akan semakin berkurang umurnya kecuali bila dia dapat menyerap ‘jing’, yaitu cairan yang dikeluarkan wanita ketika orgasme. Jadi ejakulasi yang terlalu sering dan di mana saja, tanpa menyerap ‘jing’ akan menyebabkan pria tersebut cepet mati karena energi untuk kehidupannya semakin berkurang…(makanya cowo jangan sembarangan buang-buang ‘benih’).

Yang bikin sebel, kenapa buku ini cuma ngebahas dari sisi pria. Selalu ditekankan kalo pria sebaiknya mengurangi ejakulasi, jangan terlalu sering. Kenapa ngga dibahas tentang wanita. Gimana nasibnya? apa dia dapet energi juga dari semennya si pria? Bener-bener gender…:(

Barangkali wanita memang punya ‘super power’, memiliki kekuatan sendiri untuk kehidupan tanpa tergantung ejakulasi. Hebat kan wanita….:P